(Blibli Indonesia Open 2018) Momota Beberkan Kunci Suksesnya

7/8/2018
Oleh

 

 

 

(Jakarta, 8/7/2018)

Kento Momota kembali membuat pecinta bulutangkis terkagum-kagum dengan prestasi yang diukirnya. Setelah pekan lalu kalah di final Malaysia Open 2018, hari ini ia berhasil naik podium juara dengan mengalahkan Viktor Axelsen (Denmark), dengan skor 21-14, 21-9.

 

Momota sempat absen dari panggung bulutangkis selama kurang lebih satu setengah tahun. Namun baru saja come back, ia langsung menggebrak dan kini menjadi salah satu pebulutangkis yang ditakuti.

 

"Sekarang saya lebih meningkatkan kualitas fisik saya, saya juga lebih disiplin dari segi latihan fisik serta nutrisi makanan. Hal ini membuat saya lebih percaya diri dari segi fisik dan ketahanan kalau harus main hingga akhir game ketiga,"sebut Momota.

 

Momota juga tak menduga banyak fans bulutangkis Indonesia yang memberikan dukungan luar biasa kepadanya. Hampir seluruh penonton di Istora memberikan dukungan penuh kepadanya saat melawan Axelsen yang merupakan unggulan pertama.

 

"Saya puas dengan penampilan saya hari ini dan bisa menang di hadapan fans di Indonesia. Tadi tak ada strategi khusus, yang penting mental saya sendiri. Di tiap pertandingan, saya selalu usaha yang terbaik, pertandingan hari ini tidak mudah. Saya sempat ketinggalan dan saya secara fisik sempat kelelahan, namun akhirnya bisa menemukan kemampuan terbaik lagi di game kedua," jelasnya.

 

"Kemenangan ini artinya luatr biasa karena ini turnamen besar. Ini jadi modal kepercayaan diri di kejuaraan dunia dan Asian Games. Masih banyak PR yang harus diselesaikan, saya harus belajar lagi," tambah Momota.

 

Sementara itu, Axelsen mengaku tak bermain dalam performa terbaiknya. Kondisinya tak seratus persen karena sempat sakit dan absen latihan.

 

"Selamat buat Momota, saya harus banyak latihan lagi. Pergerakan saya tidak bagus, sehingga banyak pukulan yang tidak akurat. Saya sempat kesulitan dan saya merasa penampilan hari ini kurang bagus," ucap Axelsen. (*)

 

 

Foto & Video Terbaru