Jelang Olimpiade Tokyo 2020: Sekjen PP PBSI Melepas Tim Olimpiade

7/14/2021
Oleh Des

Jakarta, 7 Juli 2021

Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI), Muhammad Fadil Imran, melepas tim bulutangkis Indonesia yang akan berlaga di Olimpiade Tokyo 2020, Rabu (7/7) siang. Acara pelepasan digelar secara daring sehubungan dengan diterapkannya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di wilayah DKI Jakarta.

Dalam acara tersebut, hadir juga Ketua Harian Alex Tirta, Wakil Sekretaris Jenderal Edi Sukarno, Ketua Bidang Luar Negeri Bambang Roedyanto, dan Ketua Bidang Humas dan Media Broto Happy. Sementara Ketua Umum Agung Firman Sampurna berhalangan hadir.

"Saya mewakili Ketua Umum menyampaikan bahwa hari ini berkat rahmat Tuhan, kita memulai perjuangan demi nama bangsa dan negara tercinta Indonesia," buka Fadil dalam sambutannya.

"Yaitu berangkat ke Jepang untuk berlaga di Olimpiade Tokyo 2020. Saya bersyukur tim dalam keadaan sehat dan siap bertempur, bertanding untuk menang dan membawa pulang medali sebanyak mungkin, sebagaimana yang diharapkan pemerintah dan seluruh masyarakat," lanjutnya.

Fadil berpesan agar tim Indonesia terus menjaga protokol kesehatan selama berada di Jepang. Angka penyebaran virus Covid-19 yang masih tinggi membuat semua harus ekstra waspada dalam setiap keadaan.

"Saya berpesan tetap jaga kesehatan dan patuhi semua protokol yang ditetapkan pemerintah Jepang dan IOC. Jaga makan sesuai petunjuk manajer dan berlatih sesuai arahan pelatih," tutur Sang Jenderal Kepolisian Bintang Dua itu.

"Saya percaya dengan kemampuan kalian, tidak ada yang tidak bisa dikalahkan. Jangan takut dan jangan gentar siapapun yang dihadapi. Jangan lupa berdoa, memohon kepada Tuhan Yang Maha Kuasa agar diberi kekuatan dan kecerdasan dalam menghadapi semua lawan. Semoga berhasil, doa kami dan seluruh masyarakat Indonesia mengantar kalian. Selamat jalan, selamat berjuang, semoga tradisi emas Olimpiade tetap berlanjut," ungkap Fadil.

Lebih lanjut, Fadil mengingatkan untuk terus memelihara semangat dan optimisme selama bertanding di Olimpiade nanti.

"Memang di situasi pandemi ini, kita harus tetap semangat dan tetap opitimis karena itu menjadi energi yang membuat kita semua keluar dari segala persoalan," ujar Fadil.

"Pribadi-pribadi kita ini semua memang dilahirkan untuk menjadi orang yang memiliki kekuatan dan saya melihat kekuatan itu ada di wajah-wajah kalian. Wajah juara itu ada. Semangatnya, pancaran energinya ada. Tidak ada yang mustahil untuk kita bisa dapatkan. Dengan tekad, dengan semangat, dengan harapan, dengan kebanggaan itu. Ini kesempatan bahwa kalian diberikan waktu untuk membuat kami semua bangga, membuat seluruh Indonesia mencatat nama kalian. Doa saya seperti doa ibu bapakmu untuk kalian. Bismillah, Insya Allah semua dimudahkan," ujar Fadil lagi.

Bila tim bulutangkis Indonesia sukses meraih prestasi di ajang Olimpiade Tokyo 2020, Fadil berjanji akan menjadi juru masak di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta Timur. Ia sudah memilih menu apa yang akan dihidangkan untuk para juara nantinya.

"Nanti kita facetime-facetime saja ya selama di sana. Saya janji kalau pulang dan juara, saya mau jadi juru masak kalian, masakan Makassar. Kita masak ikan bakar di pelatnas," janji Fadil.

Tim Indonesia akan bertolak ke Prefektur Kumamoto di Jepang pada Kamis (8/7) pukul 23.15 WIB menggunakan maskapai Japan Airlines dengan nomor penerbangan JL5012 melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten. Mereka akan transit terlebih dahulu di Bandara Haneda, Tokyo selama sembilan jam sebelum melanjutkan penerbangan ke Kumamoto.

Selama 10 hari, tim bulutangkis Indonesia akan berlatih di Kumamoto sebagai ajang aklimatisasi dan adaptasi. Sebelum akhirnya masuk ke perkampungan atlet dan bergabung dengan kontingen lain di Tokyo pada 19 Juli 2021. Pertandingan cabang bulutangkis akan mulai dihelat di Musashino Forest Sport Plaza pada 24 Juli hingga 2 Agustus. (*)

 

Foto & Video Terbaru